27 Februari 2026 - Terakhir diperbarui: 11:58 (Waktu Mekah)
Tentara negara Zionis mengerahkan sejumlah besar pasukan, termasuk perwira, di pos-pos pemeriksaan Tepi Barat yang menuju Al-Quds pada hari Jumat, sebagai bagian dari tindakan pengetatan untuk menghalangi akses warga Palestina ke Masjid Al-Aqsa pada Jumat kedua bulan Ramadhan.
Koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa ribuan warga Palestina berbondong-bondong ke Masjid Al-Aqsa di Al-Quds, melewati pos pemeriksaan Qalandiya di utara Al-Quds dan pos pemeriksaan Kubah Rachel di Betlehem di selatan, untuk melaksanakan salat Jumat kedua bulan Ramadhan.
Tahun ini, pasukan penjajah memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya jamaah dari Tepi Barat, hanya mengizinkan 10.000 orang dengan izin khusus untuk masuk. Mereka menetapkan bahwa laki-laki harus berusia 55 tahun atau lebih, dan perempuan 50 tahun atau lebih.
Pasukan penjajah juga melakukan pemeriksaan detail terhadap para jamaah saat mereka melewati pos pemeriksaan militer dan mengerahkan bala bantuan keamanan yang besar di sekitar Al-Quds.
Selama Ramadhan dan pada hari Jumat, Masjid Al-Aqsa memiliki kapasitas ratusan ribu jamaah jika seluruh halaman, area shalat tertutup, dan areal berpohon digunakan.
Pada tahun-tahun sebelumnya, puluhan ribu warga Palestina dari Tepi Barat melaksanakan shalat di Masjid Al-Aqsa selama Ramadhan.
Setiap Ramadhan, negara Zionis memberlakukan langkah-langkah keamanan yang ekstensif di dalam dan sekitar Al-Quds Timur yang dijajah, dan mengumumkan pembatasan ketat terhadap warga Palestina yang memasuki Masjid Al-Aqsa.
Pembatasan ini semakin intensif sejak negara Zionis, dengan dukungan AS, melancarkan perang genosida selama dua tahun di Jalur Gaza pada 8 Oktober 2013, yang mengakibatkan syahid lebih dari 72.000 warga Palestina, sebagian besar anak-anak dan perempuan.
Warga Palestina memperingatkan semakin intensifnya tindakan negara Zionis yang bermaksud meyahudisasi Al-Quds Timur jajahan, termasuk Masjid Al-Aqsa, dan menghapus identitas Palestina, Arab, dan Islamnya.
Sumber: Al Jazeera
Diterjemahkan dari situs Al Jazeera Net “حواجز وانتشار عسكري.. إسرائيل تقيد صلاة الجمعة بالمسجد الأقصى
“ terbit 27 Februari 2026 diakses 27/2/2026 16:41 https://www.aljazeera.net/news/2026/2/27/%D8%AD%D9%88%D8%A7%D8%AC%D8%B2-%D9%88%D8%A5%D9%86%D8%AA%D8%B4%D8%A7%D8%B1-%D8%B9%D8%B3%D9%83%D8%B1%D9%8A-%D8%A5%D8%B3%D8%B1%D8%A7%D8%A6%D9%8A%D9%84-%D8%AA%D9%82%D9%8A%D8%AF-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9
0 komentar:
Posting Komentar